Kata kecil " jo " dapat digunakan dengan cara yang berbeda, dan terkadang sulit untuk memahami artinya.
👉 " Jo " berarti "ya" jika ada penolakan dalam pertanyaan:
Apakah Anda tidak membaca "Lapar"? Ya , saya punya. (= Saya telah membaca "Lapar".)
Apakah Anda belum pernah ke Barcelona? Ya , saya ada di sana tahun lalu.
👉 Kami juga menggunakan " jo " ketika kami ingin menyatakan bahwa orang yang kami ajak bicara benar-benar mengetahui jawaban atas pertanyaan tersebut, atau sudah jelas:
Apakah Anda sering melakukan perjalanan?
Ya, tentu saja. Saya punya tiga anjing. (Anda tahu saya punya tiga anjing, jadi jelas saya sering jalan-jalan.)
Haruskah kita pergi keluar malam ini?
Ya, kami akan segera keluar. Saya katakan itu . (Kamu tahu aku bilang kita pacaran.)
👉 Kami menggunakan " jo " ketika kami membandingkan:
Semakin banyak, semakin baik.
Semakin dia berlatih , semakin baik dia jadinya .
🆘 Perhatikan bahwa kalimat pertama adalah klausa ( subjungsi - subjek - kata kerja ), sedangkan kalimat kedua adalah kalimat lengkap ( kata keterangan - kata kerja - subjek ).
Kita juga bisa menggunakan " jo - desto "
Semakin dia berlatih , semakin baik dia jadinya .